Adu Kambing Bus ALS vs Tangki Minyak Serelaya, 16 Orang Tewas

Muratara, 24detik.id – Tragedi memilukan mengguncang Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Rupit-Lubuklinggau, tepatnya di Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara. Kecelakaan maut yang melibatkan Bus ALS dan truk tangki pengangkut minyak mentah milik PT Serelaya pada Rabu siang (06/05/2026) sekitar pukul 12.00 WIB, berujung pada ledakan hebat yang merenggut 16 nyawa.

Kobaran api raksasa menghanguskan seluruh badan kedua kendaraan dalam hitungan menit, membuat lokasi kejadian tampak seperti zona perang.

Berdasarkan data sementara, 16 korban dinyatakan meninggal dunia di tempat akibat terjebak dalam kobaran api, yang terdiri dari 2 kru truk tangki dan 14 penumpang Bus ALS.

Polisi Polres Muratara lakukan evakuasi korban kecelakaan antar truk tangki Serelaya vs Bus ALS, Rabu (6/5/25).
Fhoto: Istimewa

Peristiwa bermula saat Bus ALS melaju dari arah Lubuklinggau menuju Rupit. Dari arah berlawanan, truk tangki yang memuat minyak mentah melaju menuju Lubuklinggau.

Keduanya terlibat tabrakan “adu kambing” yang sangat keras. Benturan tersebut memicu percikan api yang langsung menyambar muatan minyak mentah, mengakibatkan ledakan dahsyat yang tak terelakkan.

“Suaranya sangat keras, kemudian api langsung membubung tinggi. Tidak ada yang berani mendekat karena panasnya suhu dan ledakan yang terus berulang,” ujar salah satu saksi mata di lokasi.

Polisi Polres Muratara lakukan olah TKP kecelakaan antar truk tangki Serelaya vs Bus ALS, Rabu (6/5/25).
Fhoto: Istimewa

Hingga berita ini diturunkan, tercatat 3 penumpang Bus ALS yang berhasil menyelamatkan diri kini tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Muara Rupit.

Sementara itu, seorang kenek bus saat ini telah diamankan oleh Sat Lantas Polres Muratara untuk dimintai keterangan lebih lanjut terkait insiden berdarah ini.

Kapolres Muratara, AKBP Rendy Surya Aditama, SIK, yang turun langsung ke lokasi kejadian menyatakan duka mendalam atas tragedi kemanusiaan ini.

“Kami sangat menyesalkan kejadian ini. Saat ini tim unit lantas sedang bekerja keras melakukan olah TKP dan identifikasi korban,” ujarnya, saat di konfirmasi melalui pesan singkat elektronik, Rabu (6/5/26).

Menurutnya, fokus utama saat ini adalah evakuasi dan memastikan jalur tetap kondusif. Kami mengimbau kepada seluruh pengendara untuk ekstra waspada, terutama saat melintasi jalur rawan di Lintas Sumatera.

“Nyawa adalah prioritas utama, jangan sampai kelalaian menghancurkan segalanya,” tegas AKBP Rendy.

Polisi masih terus menyelidiki penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa kelayakan kendaraan dan kondisi sopir saat kejadian berlangsung.

Jalur lintas Sumatera sempat mengalami kemacetan panjang selama proses pemadaman api dan evakuasi bangkai kendaraan dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran serta personel Polres Muratara.