Dihantam Arus Kencang, Tongkang Karam di Perairan Bayung Lencir

Berita, Nasional44 Dilihat

Musi Banyuasin, 24detik.id  – Insiden kecelakaan air yang cukup dramatis terjadi di perairan Sungai Lalan, Desa Mendis Jaya, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Sebuah ponton (tongkang) yang sarat muatan batu koral sebanyak kurang lebih 4.800 MT dilaporkan terbalik dan tenggelam separuh badan pada Sabtu (18/4/2026).

Peristiwa ini bermula saat Tugboat (TB) Syukur 19 yang dinahkodai oleh Efendi Mohi tengah menarik ponton tersebut. Ketegangan dimulai sejak pukul 02.00 WIB dini hari ketika kapal terpantau miring 15 derajat secara mendadak.

Meski sempat bertahan beberapa jam, kondisi ponton kian memburuk akibat hantaman arus surut yang sangat kencang dan debit air yang tinggi.

Direktur Polairud Polda Sumsel, Kombes Pol Heru Agung Nugroho SIK, melalui Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Sumsel, AKBP Chusnul Qomar, SH SIK MM, membenarkan kejadian tersebut dan memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

“Benar telah terjadi kecelakaan air di titik koordinat 2^{\circ}04.581’S \ 103^{\circ}44.781’E. Berdasarkan keterangan nahkoda, diduga kuat terjadi kebocoran pada badan tongkang yang diperparah oleh arus sungai yang sangat deras, sehingga pada pukul 14.00 WIB tongkang akhirnya terbalik sepenuhnya,” ujar AKBP Chusnul Qomar.

Pihak kepolisian memastikan bahwa meski posisi tongkang terbalik di area perairan, hal tersebut tidak mengganggu arus lalu lintas kapal di Sungai Lalan.

Hingga saat ini, total kerugian material masih dalam proses penghitungan oleh pihak terkait.

“Saat ini, perkara tersebut tengah ditangani oleh Pos KSOP Wilker Karang Agung berkoordinasi dengan KSOP Kelas 1 Palembang untuk langkah evakuasi lebih lanjut serta pemeriksaan mendalam terhadap kru kapal,” pungkasnya.

Situasi di lokasi kejadian saat ini terpantau kondusif, sementara petugas terus melakukan pengawasan di sekitar area tenggelamnya muatan koral tersebut guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.