LAMPUNG SELATAN, 24detik.id – Sebuah rumah semi permanen milik Agus Jumali (41) di Dusun VI Banyumas, Desa Sidodadi, Kecamatan Sidomulyo, ludes dilalap si jago merah pada Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Saat kejadian, rumah dalam kondisi kosong karena ditinggal pemiliknya menghadiri acara di Kabupaten Lampung Timur.
Kebakaran pertama kali disadari oleh Juariah (27), sepupu korban, yang melihat kepulan asap dan api membumbung dari bagian atap rumah.
Dirinya segera meminta bantuan Mujiono, ayah korban yang tinggal tepat di belakang rumah.
Warga sekitar pun bergegas datang untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya sembari menunggu petugas pemadam kebakaran.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Umi Fadillah Astutik, S.Sos, S.Ik,M.Si, menyatakan bahwa api berhasil dipadamkan sebelum menjalar ke permukiman sekitar berkat respons cepat warga dan petugas gabungan.
Berdasarkan penyelidikan awal, kebakaran diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian material ditaksir mencapai Rp50 juta, meliputi kerusakan bangunan, perabotan, hingga dokumen penting.
Pentingnya Kewaspadaan di Musim Kemarau
Peristiwa ini menjadi pengingat di tengah masuknya musim kemarau tahun 2026. BMKG memprediksi puncak kemarau akan terjadi pada Juli hingga September mendatang, di mana cuaca panas dan kering berpotensi mempercepat penyebaran api.
Polda Lampung mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, terutama saat meninggalkan rumah.
“Periksa instalasi listrik secara berkala dan pastikan seluruh peralatan elektronik dalam kondisi mati sebelum bepergian. Langkah sederhana ini sangat krusial untuk mencegah musibah kebakaran,” tegas Kabid Humas Polda Lampung.
Pihak kepolisian juga berkomitmen akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk meningkatkan edukasi kesiapsiagaan warga dalam menghadapi potensi bencana kebakaran selama musim kemarau. (Nzr)
