Dorong Jiwa Kewirausahaan, Polsri Latih Siswa SMKN 2 Palembang Olah Limbah Kaleng Menjadi Tawas

Berita, Palembang212 Dilihat

PALEMBANG, 24detik.id — Tingginya konsumsi minuman dalam kemasan membuat volume sampah anorganik, terutama kaleng aluminium, terus meningkat. Jika tidak dikelola dengan baik, limbah ini sulit terurai dan berpotensi mencemari lingkungan.

Melihat persoalan tersebut sekaligus peluang ekonomi di dalamnya, Tim Pengabdian Kerjasama Dosen dan Mahasiswa Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) menggelar sosialisasi dan pelatihan bertajuk _”Sosialisasi Pembuatan Tawas dari Kaleng Bekas Aluminium Menggunakan Metode Leaching dan Kristalisasi”_ di SMK Negeri 2 Palembang.(29/08/26)

Kegiatan ini dipimpin oleh Ir. Siti Chodijah, M.T., Ir. Jaksen, http://M.Si., dan Zurohaina, S.T., M.T., bersama mahasiswa Selvi Ananda Putri, Alfar Endriansyah, dan Nadia Fibri Saputri.

Teknologi Tepat Guna, Hasil Uji SNI*
Dalam pelatihan tersebut, siswa diajarkan mengolah kaleng bekas menjadi tawas melalui proses _leaching_ atau pelindian menggunakan larutan KOH untuk mengekstraksi aluminium. Proses dilanjutkan dengan kristalisasi menggunakan larutan H2SO4.ungkap .Ir. Siti Chodijah, M.T.,selalu ketua tim.

Produk tawas yang dihasilkan kemudian diuji berdasarkan SNI 0032:2011. Pengujian meliputi rendemen, nilai pH, kadar aluminium oksida, kadar besi, hingga bagian yang tidak larut dalam air.

Hasilnya, tawas olahan ini terbukti efektif digunakan sebagai koagulan untuk pengolahan air bersih maupun air limbah.

*6 Capaian Utama Pengabdian*
Pelaksanaan pengabdian ini menargetkan 6 tujuan utama:
1. *Peningkatan Pengetahuan*: Mengukur pemahaman peserta tentang pengelolaan limbah aluminium lewat pre-test dan post-test.
2. *Peningkatan Keterampilan*: Memberi pelatihan praktik langsung pembuatan tawas dari kaleng bekas.
3. *Edukasi Lingkungan*: Menumbuhkan kesadaran pentingnya pengolahan limbah dan pelestarian lingkungan.
4. *Kemitraan Berkelanjutan*: Menjalin kerja sama berkelanjutan antara Polsri dan SMKN 2 Palembang dalam pengembangan teknologi tepat guna.
5. *Inovasi*: Memperkenalkan teknologi sederhana yang bisa diterapkan siswa.
6. *Jiwa Kewirausahaan*: Mendorong siswa mengembangkan _eco-technopreneurship_ berbasis pengolahan limbah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa SMKN 2 Palembang tidak hanya mendapat wawasan teknis mengolah limbah, tetapi juga termotivasi menciptakan peluang usaha ramah lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *