PALEMBANG, 24detik.id – Dua warga Desa Tebing Suluh, Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), mengalami luka akibat insiden di area perkebunan PT BCP Dabukrejo pada Selasa (22/6/2026) sore kemarin.
Saat ini, kepolisian tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap rangkaian peristiwa, termasuk mencari sumber letusan yang menyebabkan korban terluka.
Dua korban yang mengalami luka tersebut adalah MU (43) yang terluka di paha kiri dan ZA (50) yang mengalami luka di bagian perut kiri. Keduanya saat ini telah mendapatkan penanganan medis secara intensif.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Wijaya Mukmin, menegaskan bahwa pihaknya telah menurunkan tim untuk mengusut tuntas kejadian tersebut.
“Kami sangat menyayangkan insiden ini. Saat ini tim gabungan dari Polda Sumsel dan Polres OKI sedang bekerja melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi,” ujarnya saat dikonfirmasi 24detik.id, Kamis (24/6/26).
“Siapapun yang terlibat, baik terkait dugaan pencurian maupun tindakan kekerasan yang terjadi, akan kami proses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Nandang.
Diberitakan sebelumnya, peristiwa ini bermula ketika Satgas gabungan Polda Sumsel dan Polres OKI mengamankan kendaraan serta muatan buah sawit yang diduga hasil pencurian di lokasi perusahaan sekitar pukul 17.00 WIB.
Sempat terjadi dialog antara petugas dan sekitar 100 warga yang menuntut pengembalian barang. Kendaraan akhirnya dikembalikan, namun situasi memanas saat petugas hendak meninggalkan lokasi.
Warga diduga melempari kendaraan perusahaan dengan batu, diikuti dengan munculnya suara letusan yang hingga kini masih dalam penyelidikan asal-usulnya.
Pasca kejadian, massa sempat melakukan pengerusakan pada fasilitas mess karyawan perusahaan. Kondisi tersebut memaksa Polda Sumsel mengerahkan personel tambahan dari unsur Reserse, Propam, dan Brimob untuk melakukan pengendalian situasi.
Kapolres OKI, AKBP Eko Rubiyanto SH SIK MH, turut mengimbau masyarakat untuk tetap tenang. “Kami mengedepankan langkah persuasif. Saya meminta seluruh pihak untuk menahan diri dan mempercayakan penanganan peristiwa ini kepada aparat.
“Kepolisian akan bekerja secara profesional agar persoalan ini dapat diselesaikan dengan baik,” ujarnya.
Hingga Selasa malam, situasi di area PT BCP dilaporkan telah berangsur kondusif. Aparat kepolisian masih bersiaga di lokasi untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.
