PALEMBANG, 24detik.id — Suasana tegang nan penuh harapan menyelimuti Gedung Presisi Polda Sumatera Selatan, Jumat (26/6/2026). Hari itu menjadi titik balik bagi 22 putra-putri terbaik daerah yang tengah berjuang menembus ketatnya seleksi masuk Akademi Kepolisian (Akpol).
Dalam Sidang Akhir Tingkat Panitia Daerah (Panda) yang dipimpin langsung oleh Wakapolda Sumatera Selatan, Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., kepastian pun akhirnya terkuak. Sebanyak 15 peserta yang terdiri dari 14 pria dan satu wanita berhasil menorehkan prestasi gemilang.
Mereka dinyatakan lulus terpilih dan berhak melanjutkan perjuangan ke seleksi tingkat pusat di Semarang.
Seleksi Transparan, Tanpa “Main Belakang”
Tak ada ruang bagi kecurangan. Polda Sumsel memastikan seluruh tahapan dijalankan dengan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis).

Fhoto: Istimewa
Bukan sekadar formalitas, proses ini diawasi ketat oleh pengawas internal dari Bidang Propam dan Itwasda, hingga pengawas eksternal.
Kehadiran orang tua peserta dalam sidang terbuka ini menjadi bukti nyata bahwa setiap tahapan berjalan objektif dan profesional.
Tidak ada titip-menitip; hanya mereka yang memiliki kemampuan, integritas, dan kompetensi terbaiklah yang mampu bertahan.
Mencetak Perwira Masa Depan
Wakapolda Sumsel, Brigjen Pol Rony Samtana, menegaskan bahwa para peserta yang lolos hari ini adalah “bibit unggul” yang siap ditempa menjadi perwira masa depan.
“Hasil ini adalah murni perjuangan mereka. Mereka adalah calon pemimpin masa depan Polri yang diharapkan mampu mengabdi dengan integritas tinggi bagi masyarakat dan negara,” ujar Rony.

Fhoto: Istimewa
Senada dengan hal tersebut, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menambahkan bahwa kualitas rekrutmen adalah fondasi utama institusi.
“Dengan proses yang kredibel, kita tidak hanya mencari polisi, tapi membangun kepercayaan masyarakat melalui sumber daya manusia yang unggul,” tegasnya.
Kini, langkah 15 calon taruna tersebut baru saja dimulai. Selangkah lagi menuju Semarang, mereka membawa harapan keluarga dan nama baik Sumatera Selatan.
Akankah mereka berhasil meraih cita-cita menjadi Bhayangkara sejati? Dunia menanti aksi mereka selanjutnya.








