PALEMBANG, 24detik.id — Hari besar bagi ratusan putra-putri Sumatera Selatan! Polda Sumsel resmi menutup lembaran seleksi penerimaan Bintara dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026 dengan hasil yang membanggakan.
Sebanyak 165 peserta dipastikan melenggang ke tahap pendidikan setelah dinyatakan lulus terpilih dalam sidang penetapan akhir yang berlangsung di Auditorium Lantai 7 Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Jumat (3/7/2026).
Menariknya, proses seleksi kali ini benar-benar menjadi bukti nyata komitmen “Polri Presisi”. Polda Sumsel menerapkan sistem yang ketat, bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (BETAH).
Tak main-main, sidang ini diawasi langsung oleh tim internal (Itwasda & Bidpropam) hingga pihak eksternal, mulai dari akademisi sampai tokoh masyarakat, guna menutup celah bagi praktik curang sekecil apa pun.

Fhoto: Istimewa
Hasil Seleksi yang Beragam
Bukan sekadar polisi biasa, para peserta yang lulus tahun ini membawa kualifikasi yang sangat mumpuni.
Mulai dari jalur Bintara PTU, Intel, Polair, hingga Bakomsus yang memiliki keahlian khusus di bidang strategis seperti pertanian, kesehatan, akuntansi, hingga hukum.
Mereka nantinya akan menjadi ujung tombak Polri dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks dan digital. Sementara itu, lulusan jalur Tamtama siap memperkuat barisan Brimob dan Polair untuk menjaga stabilitas keamanan di Bumi Sriwijaya.

Fhoto: Istimewa
Buktikan Tanpa Pungli!
Menepis keraguan publik mengenai adanya praktik “titip-menitip” atau percaloan, Karo SDM Polda Sumsel, Kombes Pol Sudrajad Hariwibowo, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa setiap peserta berdiri di atas kakinya sendiri.
“Kami pastikan proses ini murni berdasarkan kemampuan dan prestasi. Tidak ada biaya sepeser pun,” ujarnya, Jum’at (3/7/26).
“Kami ingin memastikan hanya mereka yang benar-benar kompeten yang akan menjadi Bhayangkara pelayan masyarakat,” tegasnya dengan penuh keyakinan.
Senada dengan hal tersebut, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menyatakan bahwa rekrutmen ini adalah fondasi masa depan Polri.
“Investasi kami adalah pada sumber daya manusia. Dengan proses yang bersih ini, kami melahirkan generasi Bhayangkara yang tidak hanya profesional, tapi juga punya integritas tinggi untuk mengabdi pada bangsa,” ujar Kombes Nandang.
“Kini, 165 peserta tersebut siap menjalani pendidikan untuk menjadi pelindung dan pengayom masyarakat yang baru, membawa semangat perubahan dan dedikasi penuh bagi Sumatera Selatan,” pungkasnya.













