Gelar Praops Senpi Ilegal, Kapolda Sumsel: Tidak Ada Ruang bagi Teror di Bumi Sriwijaya

PALEMBANG, 24detik.id – Suasana mencekam beberapa bulan terakhir ini akibat bayang-bayang senjata api (senpi) ilegal di Sumatera Selatan mulai mendapat perlawanan keras.

Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Kapolda Sumsel), Irjen Pol Sandi Nugroho, secara resmi menabuh genderang perang dengan membuka Latihan Pra-Operasi Senpi Musi 2026 di Mapolda Sumsel, Kamis (11/6/2026).

Pesan Sang Jenderal sangat tegas: “Sumsel bukan tempat bagi pelaku kejahatan bersenjata”.

Tahun lalu, angka fantastis tercatat dalam buku rapor Polda Sumsel sebanyak 302 senjata api rakitan berhasil disita dari 41 kasus yang terungkap.

Namun, angka tersebut hanyalah puncak gunung es dari ancaman nyata yang setiap saat bisa mengancam keselamatan warga di lingkungan rumah, pasar, hingga jalanan.

“Di balik setiap senpi ilegal yang beredar, ada nyawa masyarakat yang terancam,” ujar Kapolda, Kamis (11/6/26).

Penanggulangan ini bukan sekadar tugas hukum, tapi tugas kita sebagai penjaga kehidupan dan kemanusiaan,” tegas Irjen Pol Sandi Nugroho di hadapan jajaran pejabat utama dan Kapolres se-Sumsel.

Operasi “Nyago Bumi Sriwijaya”

Dengan mengusung semangat Nyago Bumi Sriwijaya Aman dan Baik, Kapolda memerintahkan seluruh personel untuk bertindak cepat, tepat, dan humanis.

Tidak ada celah bagi anggota untuk bersantai. Personel di lapangan dituntut untuk bekerja cerdas dan tuntas dalam memetakan, serta melumpuhkan peredaran senpi yang kerap menjadi pemicu konflik sosial dan tindak pidana berat.

Operasi ini adalah bukti nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Polri memastikan bahwa rasa aman bukanlah sebuah kemewahan, melainkan hak setiap warga Sumatera Selatan yang harus dijamin sepenuhnya.

Bagi para pelaku yang masih menyimpan, menguasai, atau memperjualbelikan senjata api ilegal, ini adalah peringatan keras.

Pra Operasi Senpi Musi 2026 telah dibuka, dan Polda Sumsel memastikan tidak ada toleransi bagi mereka yang berani mengusik ketenangan Bumi Sriwijaya.

Warga Sumsel, apakah Anda merasa lebih aman dengan langkah tegas kepolisian ini?

Mari bersama-sama kita dukung Polri dalam menciptakan lingkungan yang bebas dari teror senjata api.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *