Kabar Gembira Buat Pemudik Jalur Sungai, Ditpolairud Polda Sumsel Kerahkan 23 Kapal Patroli dan Ambulans Apung Gratis

Berita44 Dilihat

Palembang, 24detik.id – Kabar gembira bagi masyarakat Sumatera Selatan yang berencana pulang kampung melalui jalur perairan. Ditpolairud Polda Sumsel memastikan keamanan jalur sungai akan terjaga ekstra ketat selama musim mudik Lebaran tahun ini.

Tak tanggung-tanggung, sebanyak 23 unit kapal patroli canggih serta fasilitas Ambulans Apung telah disiagakan, untuk menjamin keselamatan dan kesehatan para pemudik.

Langkah preventif ini diambil mengingat mobilitas warga di sepanjang aliran Sungai Musi dan wilayah pesisir diprediksi akan melonjak tajam. Selain fokus pada keamanan, Ditpolairud juga menaruh perhatian besar pada aspek kemanusiaan dengan menyediakan layanan kesehatan di titik-titik strategis.

Direktur Polairud Polda Sumsel, Kombes Pol Heru Agung Nugroho, S.I.K., didampingi oleh Kabag Ops, AKBP Rahmat Sihotang, serta Kasubdit Gakkum, AKBP Chusnul Qomar, S.H., S.I.K., M.M saat di wawancarai 24detik.id, menegaskan bahwa kesiapan personel, armada, hingga tim medis adalah prioritas utama untuk memberikan pelayanan maksimal.

“Keselamatan pemudik adalah harga mati bagi kami. Tidak hanya mengamankan jalur dari tindak kriminal, kami juga menyiagakan ambulans apung dan mendirikan klinik kesehatan di beberapa titik dermaga. Semua layanan kesehatan ini disediakan secara gratis bagi warga dan pemudik yang merasa kurang sehat selama perjalanan,” tegas Kombes Pol Heru Agung Nugroho, Jum’at (13/3/26).

Menurut Kombes Heru, ada beberapa tempat yang juga menjadi fokus pengamanan, terutama tempat-tempat yang rawan kecelakaan, seperti di perairan Air Sugihan sampai selat Bangka, perairan Sungsang sampai selat Bangka, perairan Karang Agung, dan perairan Sungai Musi sampai Muara Sungsang.

Lebih lanjut, Kombes Pol Heru menjelaskan bahwa, kehadiran klinik di dermaga-dermaga utama bertujuan agar pemudik bisa melakukan pengecekan kesehatan ringan sebelum melanjutkan perjalanan jauh.

Kehadiran ambulans apung menjadi terobosan penting untuk menangani kondisi darurat medis di tengah perairan secara cepat. Tim medis yang bersiaga dilengkapi dengan peralatan standar pertolongan pertama guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Selain fokus pada pelayanan kesehatan, tim penegakan hukum (Gakkum) juga tetap konsisten memantau kelengkapan alat keselamatan pada setiap angkutan air.

Pengusaha transportasi air dan nahkoda diimbau untuk mematuhi aturan kapasitas muatan dan wajib menyediakan life jacket bagi seluruh penumpang.

Dengan kesiapan armada yang masif, pengawasan ketat, serta fasilitas kesehatan cuma-cuma dari Ditpolairud Polda Sumsel, diharapkan tradisi mudik melalui jalur sungai tahun ini dapat berjalan lancar, sehat, dan membawa setiap pemudik sampai ke kampung halaman dengan senyuman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *