Ogan Komering Ilir, 24detik.id – Suasana mencekam menyelimuti area perkebunan sawit PT Buluh Cawang Plantation (BCP) Kebun Dabuk Rejo, Desa Tebing Suluh, Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Selasa (23/6/2026) sore.
Dihimpun dari berbagai sumber, ratusan warga yang marah melampiaskan emosi dengan melakukan aksi perusakan dan pembakaran fasilitas perusahaan pasca-insiden penembakan yang melukai dua orang warga setempat.
Dua korban yang mengalami luka serius adalah MU (43) yang tertembak di bagian paha kiri, dan ZA (50) yang mengalami luka tembak di bagian perut sebelah kiri.
Keduanya kini tengah mendapatkan penanganan medis intensif akibat insiden yang pecah sekitar pukul 16.30 WIB tersebut.
Ketegangan bermula saat sejumlah warga sedang beraktivitas di area perkebunan. Tiba-tiba, suara letusan yang diduga berasal dari senjata api memecah kesunyian, disusul jeritan korban yang bersimbah darah.
Kabar penembakan tersebut dengan cepat memicu amarah warga desa yang langsung berbondong-bondong mendatangi kantor PT BCP, hingga akhirnya aksi pembakaran fasilitas perusahaan tak terelakkan.
Menanggapi situasi yang memanas, Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto bersama personel gabungan Polda Sumsel bergerak cepat mengamankan lokasi.
Pihaknya kini mengerahkan tambahan kekuatan dari satuan Reserse, Propam, dan Brimob untuk mencegah aksi lanjutan.
“Kami mengedepankan langkah persuasif. Kepolisian akan melakukan penyelidikan menyeluruh untuk mengungkap asal-usul letusan senjata api tersebut dan memproses kejadian ini secara profesional,” tegas AKBP Eko Rubiyanto saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.
Hingga Selasa malam, situasi di area PT BCP dilaporkan mulai berangsur kondusif di bawah pengawalan ketat aparat keamanan. Polisi mengimbau warga untuk menahan diri dan mempercayakan penegakan hukum sepenuhnya kepada pihak berwenang.











