Pencarian Kilat Tim SAR, Findo Ditemukan Mengapung 20 KM

Berita87 Dilihat

OKU Selatan, 24detik.id – Perjuangan tak kenal lelah Tim SAR Gabungan di sepanjang aliran Sungai Komering akhirnya membuahkan hasil. Belum genap 24 jam sejak dinyatakan hilang, jasad Findo, balita malang berusia 2 tahun, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa pada Jumat siang (10/4/2026).

Sekitar pukul 13.30 WIB, ketenangan warga Desa Lubar mendadak pecah. Tubuh kecil Findo ditemukan mengapung di pinggiran sungai, terbawa arus hingga 20 kilometer jauhnya dari lokasi awal musibah.

Penemuan ini segera dikonfirmasi oleh warga setempat yang bahu-membahu menyisir sungai sejak kabar hilangnya korban mencuat.

Suasana haru menyelimuti proses evakuasi saat jasad Findo dibawa menuju rumah duka. Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, menyampaikan rasa simpati yang mendalam atas tragedi yang menimpa keluarga korban.

“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup,” ungkap Raymond dengan nada berat, Jum’at (10/4/26).

Beliau juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh unsur yang terlibat mulai dari Basarnas, TNI/Polri, BPBD, hingga masyarakat sekitar yang telah bekerja maksimal melawan waktu demi menemukan keberadaan Findo.

Tragedi ini menjadi pengingat pahit bagi kita semua. Raymond mengimbau dengan tegas agar masyarakat, terutama para orang tua, untuk ekstra waspada saat beraktivitas di sekitar perairan.

“Jangan lepas pengawasan terhadap anak-anak. Pastikan mereka tidak bermain di dekat sungai tanpa penjagaan ketat agar musibah memilukan seperti ini tidak terulang kembali,” pungkasnya.

Kini, para petugas telah kembali ke kesatuan masing-masing, meninggalkan pesan sunyi tentang betapa berharganya pengawasan dalam hitungan detik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *