PALEMBANG, 24detik.id — Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Apel Mapolda Sumsel, Senin (1/6/2026).
Upacara yang dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., ini menjadi momentum bagi Polri untuk memperkuat komitmen pelayanan yang humanis, profesional, dan berkeadilan bagi masyarakat.
Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, peringatan ini menegaskan peran penting nilai-nilai Pancasila sebagai landasan moral institusi Polri.
Kapolda Sumsel dalam amanatnya mengajak seluruh personel untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup, bukan sekadar simbol, dalam menjalankan tugas pemeliharaan keamanan, penegakan hukum, serta perlindungan dan pengayoman masyarakat.
“Jangan biarkan Pancasila hanya menjadi tulisan dalam dokumen negara. Pancasila harus hadir dalam setiap tindakan, keputusan, dan pengabdian kita kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Kapolda saat membacakan amanat Kepala BPIP RI, Senin (1/6/26).
Senada dengan hal tersebut, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila kini diwujudkan dalam berbagai aksi nyata melalui rangkaian kegiatan Bulan Bakti Bhayangkara ke-80.
“Peringatan ini bukan sekadar seremonial. Implementasi nilai Pancasila kami tuangkan melalui bantuan sosial, layanan kesehatan, hingga pemberdayaan masyarakat yang sedang berlangsung di jajaran Polda Sumsel,” jelas Kombes Pol Nandang.
Upacara tersebut diikuti oleh para Pejabat Utama Polda Sumsel, personel Polri, ASN Polri, serta perwakilan satuan kerja di lingkungan Mapolda Sumsel.
Melalui momentum ini, Polda Sumsel menegaskan kembali komitmennya untuk terus menjadikan Pancasila sebagai kompas moral dan pedoman etika dalam menjaga stabilitas keamanan serta persatuan di wilayah Sumatera Selatan.







