Wajah Baru Mudik Sumsel: Modern, Digital, dan Terkendali

Berita36 Dilihat

Palembang, 24detik.id — Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) resmi menutup Operasi Ketupat Musi 2026 pada Kamis (26/4/26) dengan catatan performa yang mengesankan.

Mengusung transformasi digital dan penguatan personel, operasi tahun ini berhasil mengelola lonjakan mobilitas masyarakat yang naik signifikan di seluruh moda transportasi dibandingkan tahun 2025.

Digitalisasi Penegakan Hukum

Kejutan besar muncul dari sektor penegakan hukum. Polda Sumsel mencatatkan lonjakan drastis pada penggunaan teknologi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) mobile hingga 658 persen.

Sebaliknya, tilang manual dipangkas habis hingga turun 98,9 persen. Langkah ini menandai era baru kepolisian yang lebih modern, transparan, dan minim kontak fisik guna menjamin akuntabilitas di jalan raya.

Ledakan Pemudik di Semua Lini

Sumatera Selatan menjadi titik magnet pergerakan massa selama periode 13-25 Maret 2026. Data mencatat:

* Udara: Penumpang bandara terbang tinggi dengan kenaikan 38% (178.522 orang).

* Darat: Pengguna terminal bus melesat 43% (70.301 orang).

* Kereta Api: Tumbuh stabil di angka 17,4%.

* Jalan Tol: Hampir setengah juta kendaraan (459.476 unit) melintasi urat nadi Tol Terpeka hingga Indralaya–Prabumulih.

Antisipasi dan Evaluasi

Meski situasi dinyatakan aman dan kondusif, Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho memberikan catatan serius pada angka kecelakaan lalu lintas yang meningkat dari 80 menjadi 129 kasus.

“Capaian ini adalah buah dedikasi personel yang bekerja tanpa henti. Namun, kenaikan angka kecelakaan adalah ‘PR’ besar yang akan kami jawab dengan evaluasi dan langkah konkret ke depan,” tegas Irjen Pol Sandi Nugroho, Kamis (26/3/26).

Transparansi dan Sinergi

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, dalam rilis resmi menekankan bahwa, keterbukaan data ini adalah bentuk pertanggungjawaban kepada publik.

Keberhasilan ini tak lepas dari sinergi baja antara TNI, Pemda, dan ribuan personel gabungan yang berjaga di garda terdepan.

Di penghujung operasi, Polda Sumsel tetap mengimbau para pejuang arus balik untuk tidak lengah. Pastikan kondisi fisik prima dan jangan ragu menghubungi Call Center 110 jika membutuhkan bantuan darurat di perjalanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *