Ketuk Pintu Langit, Intelkam Polda Sumsel Gandeng Anak Yatim Jaga Kamtibmas

Berita24 Dilihat

Palembang, 24detik.id – Di balik tugas menjaga stabilitas keamanan yang tampak kaku, Direktorat Intelijen Keamanan (Dit Intelkam) Polda Sumatera Selatan menunjukkan sisi humanisnya yang menyentuh hati.

Pada Jumat pagi (27/03/2026), suasana di Ruang Data Lantai 3 Gedung Dit Intelkam Polda Sumsel mendadak khidmat dan penuh haru saat puluhan anak yatim piatu dari Yayasan Mahabatul Umi hadir untuk duduk bersimpuh dalam doa bersama.

Langkah ini bukan sekadar seremoni biasa, melainkan sebuah ikhtiar spiritual atau “jalur langit” yang ditempuh jajaran kepolisian untuk memastikan wilayah Sumatera Selatan tetap aman, damai, dan kondusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Hadir langsung dalam kegiatan tersebut, Direktur Intelkam Polda Sumsel, Kombes Pol Tony Budhi Susetyo, S.I.K., M.H., didampingi Wadir Intelkam AKBP Mario Ivanry, S.E., serta jajaran Pejabat Utama (PJU) Dit Intelkam lainnya.

Kehadiran mereka di tengah anak-anak yatim ini mencerminkan komitmen bahwa keamanan tidak hanya dibangun melalui kekuatan personel, tetapi juga melalui keberkahan dan doa.

“Kami menyadari bahwa dalam menjaga kondusifitas wilayah, usaha fisik dan strategi di lapangan harus senantiasa dibarengi dengan kekuatan doa,” ujar Direktur Intelkam Polda Sumsel, Kombes Pol Tony Budhi Susetyo, SIK MH.

Menurutnya, Direktorat Intelkam sengaja mengundang anak-anak dari Mahabatul Umi untuk bersama-sama mengetuk pintu langit.

“Kami berharap, melalui doa tulus mereka, Sumatera Selatan senantiasa dijauhkan dari segala gangguan kamtibmas dan masyarakat bisa beraktivitas dengan rasa aman dan nyaman,” ujar Kombes Pol Tony, Jum’at (27/3/26).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB ini diakhiri dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk syukur dan kepedulian sosial Polri terhadap sesama.

Melalui sinergi antara tugas negara dan nilai-nilai kemanusiaan ini, Dit Intelkam Polda Sumsel optimis situasi Kamtibmas di wilayahnya akan tetap terjaga di bawah naungan kedamaian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *